Monday, May 5, 2008

EUPHORBIA





















Euphorbia, dari namanya saja sudah membuat aku tertarik. Itulah Euphorbia yang nama ilmiahnya "Euphorbia milii", salah satu jenis bunga gurun yang berbunga sepanjang tahun, tidak mengenal musim baik itu musim hujan ataupun musim kemarau. Euphorbia termasuk tanaman sukulen yang berkerabat dekat dengan berbagai kaktus dan adenium. Tanaman madagaskar yang ada di Indonesia ini, pada awalnya didatangkan dari Taiwan dan Thailand, kuntum bunganya yang indah yang banyak menyita perhatian banyak orang. Informasi terakhir menyebutkan bunga euphorbia di thailand sudah mencapai hampir 90 warna, dari putih, kuning dengan berbagai gradasi merah, ungu, hingga hijau. Itulah yang menyebabkan tanaman yang mempunyai nama lain "Crown of thorn" ini sangat di minati oleh para hobiis Euphorbia. Ajaib memang, bunga/mahkota Euphorbia ini dapat bertahan sampai 4 bulan tidak rontok, bahkan salah satu jenis dengan sebutan "Forever Green" mampu bertahan selama setahun tanpa kerontokan. Dan disetiap tangkainya memamerkan kumpulan bunga yang kompak. euphorbia forever green dinamakan demikian karena bunganya yang berwarna kehijauan dan mekarnya tahan lama. Euphorbia sangat mudah sekali hidup di Indonesia karena iklimnya sangat sesuai dengan kebutuhan hidupnya.

Euphorbia dibagi menjadi dua kelompok yaitu euphorbia lokal dan euphorbia hibrida. Penampilannya berbeda pada bunganya, kalo euphorbia lokal berbunga kecil-kecil, sedangkan euphorbia hibrida berbunga besar. Bunganya pun terdiri dari 2 jenis, ada yang besar dan kecil. Bunga yang kecil dirumah baru ada yang berwarna merah.




Cantik yach, walaupun euphorbia tidak mengenal musim baik itu musim hujan ataupun musim kemarau, namun perawatan awal penanamnya agak susah, Media tanam yang di gunakan untuk menanam euphorbia harusdisesuaikan dengan lingkungan tumbuh dan kebutuhannya. Media tanamnya harus bersifat porous, mampu menyimpan unsur hara, mudah ditembus akar, dan bebas dari hama atau penyakit. jika dalam satu pot hanya diinginkan satu tanaman diperlukan pemangkasan yang berfungsi untuk merangsang pembungaan, seperti pada bunga mawar. Dengan perawatan yang baik akan menghasilkan bunga yang cantik. Wah, ternyata selain bunga ini cantik dalam ilmu pengobatan tradisional euphorbia juga punya fungsi untuk meredakan darah haid yang berlebihan, dengan cara memasak bunganya menjadi sup dan mengkonsumsi seperti makan sayur, sementara getahnya berfungsi untuk mencegah pembengkakan.
Di Thailand tanaman Euphorbia ini dianggap sebagai tanaman keberuntunga lho, yaitu berkaitan dengan jumlah bunganya yang selalu mempunyai bunga dengan kelipatan delapan yang merupakan angka yang dianggap sebagai angka keberuntungan. dan semakin banyak kumpulan bunga yang ada maka pemiliknya akan semakin beruntung. Euphorbia juga dianggap sebagai pengusir roh jahat, karenanya masyarakat Thailand banyak yang meletakkan euphorbia didekat pintu masuk rumah, karena dipercaya akan membuat takut roh-roh jahat yang ada.

Reff:
SIJI

0 comments: